Al-Qur’an bukan hanya untuk dibaca, tetapi juga ditadabburi dan diamalkan.
Allah SWT menyebut Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup:
"Sesungguhnya Al-Qur’an ini memberikan petunjuk kepada (jalan) yang lebih lurus..."
(QS. Al-Isra: 9)
Maksud dari “jalan yang lebih lurus” adalah jalan yang mengarahkan kepada keselamatan dunia dan akhirat. Rasulullah ﷺ juga bersabda:
"Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya."
(HR. Bukhari)
Agar Al-Qur’an menjadi pedoman, kita perlu:
- Membacanya setiap hari, walau hanya beberapa ayat.
- Mentadabburi makna ayat, bukan sekadar melafalkan huruf.
- Menghubungkan isi Al-Qur’an dengan masalah hidup, seperti dalam menghadapi musibah, ujian, atau dalam mengambil keputusan.
- Al-Qur’an adalah “teman setia” yang akan memberi syafaat di hari kiamat bagi orang yang menjadikannya sahabat selama di dunia.